GRESIK - Senam Jatim patut berbangga. Tujuh pesenamnya mampu lolos seleksi nasional (seleknas) yang dihelat di Jakarta pada 23 Januari lalu. Seleksi itu bertujuan menentukan atlet yang diproyeksikan membela Indonesia pada SEA Games XXVI/2011.
Pelatih Puslatda Persani Jatim Indra Sibarani menyatakan bahwa keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras anak didiknya selama ini. Indra menilai prestasi tersebut menunjukkan kemajuan pembinaan senam Jatim. Pasalnya, Jatim menjadi penyumbang pesenam terbanyak di nomor artistik jika dibandingkan dengan 20 daerah lain.
\'\'Pada SEA Games 2007 kami mengirim tiga, 2009 kan cabangnya tidak dilombakan. Eh, sekarang lebih banyak yang dilombakan,\'\' ucapnya.
Sebenarnya, ada delapan nama dari Jatim yang dipanggil untuk seleknas dengan tujuh pesenam mampu memenuhi kriteria dari PB Persani. Mereka adalah Agus Adi P., Endik Nur Endra, Dwi Samsul Arifin (artistik pria), Amalia Fauziah, Dewi Prahara (artistik wanita), dan Sinta Ernawati (ritmik).
Khusus Ferouz One W., dia lolos tanpa mengikuti seleksi karena telah tergabung dalam Program Atlet Andalan (PAL). Sementara itu, Fitri Agus Maulidiyah harus gugur.
Menurut Indra, kegagalan Fitri tersebut disebabkan faktor penilaian dari dewan juri yang sangat kompleks.
Tetapi, keberhasilan itu ternyata menimbulkan dilema di tubuh Persani Jatim. Pihaknya merasa kebingungan dengan lokasi pelaksanaan pelatnas yang rencananya ditempatkan di Jakarta. \'\'Kalau bisa mudah-mudahan di Jatim saja,\'\' harap Indra. Sebab, hal itu sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari pesenam. (aam/ko)(Sumber : www.jawapos.co.id)



